Ratakan Page 1 Google

Bacaan Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa Beserta Artinya

Bacaan doa niat sahur puasa Ramadhan dan doa buka puasa diyakini membuat ibadah shaum Ramadhan 1436 H kita lebih afdhol. Sebenarnya, bagaimana cara kita melafalkan niat sahur dan doa buka puaa tersebut? Apakah pula makna yang terkandung dalam doa-doa tersebut?

Bacaan Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa Beserta Artinya

Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan

Niat selalu menjadi poin pertama dalam setiap ibadah yang dilakukan seorang muslim. Demikian pula ketika berpuasa. Rasulullah saw bersabda, “Barangsiapa yang tidak berniat puasa sebelum terbitnya fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (H.R. Abu Dawud).

Adapun niat tersebut, cukup dilafalkan di dalam hati, tidak perlu dilafalkan bersama-sama seperti yang umumnya dilakukan. Bagaimana bunyi niatnya? Kita cukup berkeinginan untuk mengerjakan ibadah puasa sepenuhnya hanya karena Allah.

Bagi sebagian dari kita yang ingin lebih mantap berpuasa dengan niat berbahasa Arab, lafalnya adalah, “Nawaitu shouma ghodin ‘an adaa-i fardhi syahri romadhoona haadzihis sanati lillaahi ta ‘aala.” Kalimat tersebut bermakna, “Aku berniat puasa esok hari menunaikan kewajiban Ramadhan tahun ini karena Allah Taala.”

Doa Berbuka Puasa

Ketika adzan maghrib berkumandang, tibalah saatnya bagi kita untuk berbuka. Seringkali kita mengucapkan doa tertentu sebelum menyantap hidangan dan minuman. Semestinya, kita cukup melafalkan ucapan basmalah semata.

Rasulullah saw. bersabda, ““Apabila salah seorang di antara kalian makan, maka hendaknya ia menyebut nama Allah Ta’ala. Jika ia lupa menyebut nama Allah Ta’ala di muka, hendaklah ia mengucapkan, ‘Bismillaahi awwalahu wa aakhirohu’.” (dengan nama Allah pada awal dan akhirnya)”.

Barulah setelah menyantap makannan dan minuman, kita melanjutkannya dengan ucapan, “Dzahabazh zhoma’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah“, yang bermakna, “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.”

Di dalam masyarakat kita sering mengenal doa ”Allahuma lakasumtu wabika amantu wa’ala rizqhika afthartu birahmatika yaa’arhamarahimin”. Meskipun demikian, tidak ada dasar bahwa doa inilah yang disampaikan oleh Rasulullah saw. ketika berbuka. Ucapan sebelumnya lebih afdhal untuk diikuti.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Bacaan Doa Niat Sahur Puasa Ramadhan dan Doa Buka Puasa Beserta Artinya